Rakyat Yang Baik

Minggu, 19 Oktober 2014

print this page
send email
sumber foto : gentademokrasi.com
Cerdar-Berkarakter:. Mulai besok (20/10), negeri ini akan dipimpin oleh pemimpin baru yang memiliki cita-cita besar untuk negeri ini, H.Ir.Joko Widodo dan didampingi oleh H.Jusuf Kalla. Mereka berdua berkomitmen untuk membawa Negeri ini kearah yang lebih maju dan berdaulat.

Terlepas dari track record beliau yang banyak beredar diberbagai media, yang jelas, beliau akan memimpin negeri ini 5 tahun kedepan. Bagaimana pun dan seperti apapun beliau, pada dasarnya itulah gambaran kita sebagai rakyat yang akan dipimpinnya. Sebagaimana perkataan Ibnu Qayyim Al-Jauziyyah rahimahullah, bahwa pemimpin adalah gambaran rakyat yang dipimpinnya.

Selaku rakyat yang baik, yang sejak awal menginginkan pemimpin yang baik yang memimpin negeri ini, sudah selayaknya membuktikan “janji-janji” kita sebagai rakyat yang baik. Tidak adil jika kita terus-menerus meminta bukti kerja nyata dari pemimpin kita, tetapi kita selaku rakyat tidak membuktikan diri selaku rakyat yang baik.

Mengingat perkataan Ibnu Qayyim Al-Jauziyah rahimahullah diatas, bahwa pemimpin yang baik -adil, amanah,dll- tentu lahir dari rakyat yang baik pula. Sudah jelas, sangat tidak mungkin jika kita yang berkoar-koar menginginkan pemimpin kita baik -adil, amanah ,dll-, sedangkan kita sendiri selaku rakyat belum baik.

Tiada gunanya mengumpat pemimpin kita, mencaci, apalagi mencemooh. Tugas kita adalah menjadi rakyat yang baik, rakyat yang adil dan rakyat yang amanah. Tentu mengawal dan mengawasi program kerja dan semacamnya juga merupakan tugas kita selaku rakyat. Tentunya hanya rakyat yang baik yang objektif dalam pengawalan dan pengawasan tersebut.

Sekali lagi, mari kita buktikan bahwa kita rakyat yang baik, dimanapun kita berada, disektor apapun, sebagai apapun, mari kita buktikan bahwa kita adalah rakyat yang baik, dan layak untuk dipimpin oleh pemimpin yang baik pula. Wallahu a’lam [smri]

0 komentar:

Posting Komentar